Pada cerita
sebelumnya kira melakukan sebuah serangan pada sibos, dan serangan tersebut
berhasil mengenai sibos. Apakah sibos terluka? Apakah serangan tersebut benar
benar tepat sasaran pada sibos? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita
lanjutkan saja cerita berikut.
Terlihat kumpulan
api mengenai daerah lawan, “yeah, berhasil” pikir kira dengan senang telah
berhasil melakukan serangan pada sibos. “ehh” kira pun terkejut melihat sibos
masih hidup, dan pada kumpulan api / ledakan tersebut, terlihat perisai
pelindung berbentuk segitiga yang didalamnya terdapat sibos. “kenapa dia tidak
mati? Bagaimana sekarang? Itu tadi serangan langsung! Apa itu? Kenapa ada
perisai pelindung?” pikir kira sambil memasang wajah kaget. Sibos pun
melancarkan serangan balik pada kira dengan melemparkan BIM jenis waktu.
Duarr.. BIM tersebut meledak tepat di depan kira, “ledakan” kata kira sambil
menghindari ledakan tersebut.
“hah..” kira pun
berdiri sambil berpikir “tadi hampir saja sebuah bim waktu, meledak membuat
sebuah ledakan yang bercampur dengan udara panas? Mengerikan” sibos pun entah
datang darimana, hendak melakukan sebuah serangan pada kira, sibos pun
melemparkan BIM jenis waktu pada kira, Duarr... sebuah ledakan pun mengenai kira,
lalu sibos pun menggunakan radar untuk mengecek keadaan kira, ternyata serangan
tadi tidak mengenai kira dan kira pun melarikan diri yang terlhiat pada radar
sibos. “tidak buruk juga, melompat keluar sebelum terjadi ledakan saat aku
melempar, dia pergi? Kearah selatan? Baiklah mari kita bersenang senang” kata
sibos sambil menggunakan radar nya.
“sialan.. pria
seperti apa dia.. bahkan BIM tidak mempan padanya.. dan.. apa tadi itu seperti
prisai cahaya? Bagaimana sekarang.. tinggal 1 BIM lagi yang tersisa..
sebenarnya apa mereka bodoh dalam membuat strategi sonar untuk menangkapku?”
pikir kira. “apa yang terjadi sekarang? Mereka masih menggunakan radarnya.. ini
diluar dugaanku. Ini bukan seperti di permainan BTOOOM!, mereka bergerak” kata kira
sambil ketakutan.
Scene kembali
pada seseorang yang sedang mengetik sebuah program pada sebuah komputer,
terlihat PC yang mengeluarkan beberapa asap.. kira kira pria tersebut hendak
akan melakukan sebuah perusakan komputer dengan cara membuat komputer tersebut
kelebihan batas. Kembali pada
sibos, “sepertinya hanya anak anak, takkan kuberikan belas kasihan, inilah cara
berburu, menyudutkan mangsanya sampai tidak ada tempat lagi untuk berlari” kata
sibos. “begitu dia sampai ke pantai, dia mati” pikir sibos. “sial.. tidak ada
tempat untuk bersembunyi lagi? Itu orangnya, dia menggunakan radar bersama
temannya, apa yang harus kulakukan, mereka menjebakku” pikir si bocah sambil
memasang wajah kaget akan pemburuan dirinya oleh kelompok baru tersebut.
Scene kembali
terlihat pada komputer tadi, sepertinya pria tadi berhasil membuat komputer
tersebut rusak. Terlihat pada komputer tersebut mengeluarkan bercak bercak api,
sepertinya komputer tersebut dipaksa bekerja secara berlebihan sehingga
komputer pun tidak kuat untuk menampung beban tersebut dan akhirnya melebihi
batas dan akhirnya mengeluarkan beberapa percikan api. Terdapat kesalah error
pada tampilan komputer “Error 008” muncul pesan peringatan tersebut. “ada apa ,
kegagalan” kata seseorang di perusahaan tersebut ( sepertinya seseorang
tersebut adalah pimpinan dari perusahaan tersebut ).
“Sinyal dari
pulau ini tidak sampai” kata seorang programmer sambil memasang wajah kaget.
“sepertinya server di pulau ini mengalami
penurunan” kata seseorang yang berada pada perusahaan itu lagi. “data yang di
berikan terlalu besar oleh para pemain, aku pikir radar pemain harusnya
diturunkan karena keadaan ini” kata seseorang tadi. “radar juga? Namun
pertempuran masih akan.. “ kata sibos perusahaan sambil memasang wajah kaget.
Lalu ada karyawan lainnya berkata ( dalang dari kerusakan tersebut ) “aku
sangat menyesal, aku menyebabkan terjadinya kelebihan beban server, memenuhi
tuntuntan pelanggan pada program”. “itu tanggung jawabmu? Apapun alasannya!
Kita pergi ke bandara udara 2 hari lagi, bisakah kita mengatasinya?” kata sibos
perusahaan pada karyawan yang melakukan kesalahan tadi. “harus ada yang pergi
ke pulau, inilah satu satunya jalan untuk memperbaiki kesalahan” kata seseorang
yang melakukan kesalah tadi.
Ceritanya udahan
dulu yaa gan.. penasaran? Rencana apa yang akan dilakukan si karyawan tersebut?
Bagaimana pertarungan tadi tanpa radar? Nantikan cerita selanjutnya pada cerita
yang akan datang pada ANIMANGA25!! Jangan jadi seseorang yang “SilentRider” (
hanya membaca saja tanpa meninggalkan jejak apapun ), Jadilah seseorang yang
“BlogWalking” ( seseorang yang meninggalkan jejak setelah mengunjungi situs )
dengan cara Share saja Cerita ini di media sosial anda. Yoo Terima Kasih jika
anda berkenan membagikan artikel ini!!