Pada cerita
sebelumnya server yang menangani proses radar mengalami kesalahan program
karena kelebihan beban, jadi pada pertarungan selanjutnya tidak ada radar untuk
mengecek dimana musuh berada.
Lanjut saja pada
cerita, “hmm? Sinyal dari mereka berhenti, ini aneh, ada sesuatu yang salah,
apa yang terjadi” kata kira kebingungan. Lalu kira pun mencoba menggerakan
jarinya ( agar radar berfungsi ) “radarnya berhenti bekerja? Ini kesempatanku”
pikir kira sambil measang wajah senang. “apa yang terjadi? radarnya berhenti
bekerja? Rajungan, pada yang seperti ini” kata sibos kesal. “sekarang aku tidak
tahu dimana keberadaannya! Kami berada dekat dengannya” pikir sibos sambil
memasang wajah kesal.
Terlihat anggola
lain dari kelompok sibos sedang tergesa gesa sambil memasang wajah panik “ini
berbahaya, sekarang aku tak bisa menemukannya, sinyalnya berhenti bekerja, apa
yang harus kulakukan? Kemana aku harus pergi?” pikir bapak bapak yang merupakan
anggota dari sibos. Tiba tiba... “boo..” kira bergelantungan sembari
mengagetkan bapak bapak tersebut dari atas ranting pohon. Si bapak bapak pun
kaget akan perlakuan yang dilakukan kira tadi. “kyaaa..” kata si bapak bapak
tadi samibl jatuh ke tanah karena ketakutan campur kaget. “siapa kau? Kau tidak
boleh menakuti orang dewasa anak nakal!” kata si bapak bapak memarahi kira
karena sudah mengagetkannya.
“kau bahkan tidak
tahu bahwa kau dalam bahaya, kau tidak akan bertahan di pulau yang seperti ini,
kau tahu..” kata kira sambil masih bergelantungan diatas ranting pohon. “wahh,
apa ini, ahh hh itu sakit, aku tak bisa keluar” kata si bapak bapak yang sedang
terjerat BIM penyedot milih kira. “Aku dapat melihat dari sinyal sebelumnya,
kau pria tua, mangsa terbodoh yang ku temui” kata kira kegirangan. “kyaaa..” si
bapak bapak pun panik dan akhirnya si bapak bapak pun tewas karena sudah
tersedit BIM penyedot milik kira. “.....” sibos merasakan bahwa anggota
kelompoknya dalam bahaya, “apa dia mati?” pikir sibos dalam hati.
“ha ha ha ha”
tawa kira sambil mengambil chip yang berada pada mayat si bapak bapak tadi.
“chip pertama, sebuah BIM yang langka, dan BIM tipe navigator” kata kira sambil
melihat kotak BIM milih mayat si bapak bapak. “sebuah BIM yang langka, tersisa
7, ini menarik” kata kira kegirangan. “BIM diaktifkan” kira menekan BIM tipe
navigator dan melihat lawan yang terdapat pada monitor di BIM tipe navigator,
“aku lihat, aku melihatnya.. aku bisa melihatnya tanpa harus menggunakan radar,
hahaha, aku dapat melihat semuanya! Itu seseorang yang menjadi boss nya. Jika
aku membunuhnya situasi akan segera berubah” kata kira. Lalu kira pun
mengunci lokasi sibos dengan BIM tersebut lalu BIM pun dilemparkan oleh kira ke
arah laut, berlawanan arah dengan lokasi si bos.
“Aku akan
melemparnya Keluar, itu akan datang dari arah yang tidak terduga” pikir kira.
BIM tersebut menghampiri sibos, akan tetapi sibos pun merasakan bahwa ada BIM
tipe navigator yang mendekat. Secara spontan, si bos pun mengeluarkan BIM tipe
perisai pelindung dan menggunakannya untuk membuat sibos terlindungi dari BIM
tipe navigator, alhasil sibos pun terlindungi oleh serangan tersebut sambil
memasang wajah seram pada kira. “itu.. cahaya itu lagi.. perisal pelindung?”
kata kira dalam hati. Lalu ada seorang wanita anggota dari sibos melihat prisai
pelindung milik si bos tadi, “disana” kata si wanita tersebut. “aku melihat
disana.. hah” kata seorang pemuda yang merupakan anggota dari sibos tadi.
Akhirnya berkumpulah semua anggota sibos tadi sehingga kira tadi terkepung
olehnya. Kira pun berlarian setelah melakukan penyerangan tadi pada sibos,
“kejahatan disini tidak terlibat dengan hukum yang berlaku, menyenangkan” kata kira
memasang wajah senang sambil melarikan diri dari sibos.
Ceritanya udahan
dulu yaa gan.. penasaran? Apa yang akan dilakukan kira nantinya? Nantikan
cerita selanjutnya pada cerita yang akan datang pada ANIMANGA25!! Jangan jadi
seseorang yang “SilentRider” ( hanya membaca saja tanpa meninggalkan jejak
apapun ), Jadilah seseorang yang “BlogWalking” ( seseorang yang meninggalkan
jejak setelah mengunjungi situs ) dengan cara Share saja Cerita ini di media
sosial anda. Yoo Terima Kasih jika anda berkenan membagikan artikel ini!!